Jurnal Keperawatan Indonesia, Vol 1, No 3 (1997)

Font Size:  Small  Medium  Large

Pengalaman Keluarga dan Nilai Anak Tunagrahita: Metode Penelitian Kualitatif dalam Perseptif Keperawatan

Achir Yani S Hamid

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana pengalaman dan nilai anak tunagrahita yang dipersepsikan oleh ibu. Desain penelitian deskriptif eksploratif dengan metode penelitian kualitatif digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Seratus tiga puluh enam orang ibu yang mempunyai anak tunagrahita telah dipilih secara purposive dan acak untuk memberikan data kualitatif tentang nilai anak tunagrahita yang dipersepsikan ibu, serta sebelah orang ibu dipilih juga secara acak dari 136 sampel tersebut untuk memperoleh informasi tentang pengalaman ibu.

Melalui analisis isi teridentifikasi beberapa tema yang merupakan jastifikasi terjadinya tunagrahita, yaitu keinginan Tuhan, hukuman Tuhan dan keturunan. Respons psikologik yang dipersepsikan ibu meliputi syok, denial, marah, depresi dan penerimaan. Kekhawatiran ibu tentang masa depan anak, stigma yang meleket pada anak dan keluarga selalu mengikuti perjalanan hidup keluarga, sementara ibu tetap berupaya mencari alasan mengapa mereka mempunyai anak tunagrahita. Data tentang pengalaman orang tua mempunyai anak tungrahita diklasifikasikan dan diuraikan dalam empat kategori, yaitu pengalaman awal mengasuh anak tunagrahita, pengalaman tanpa akhir, dampak tunagrahita terhadap keluarga dan kekhawatiran utama terhadap anak tunagrahita.

Implikasi untuk keperawatan adalah: 1) kebutuhan untuk memberikan informasi sedini mungkin kepada keluarga tentang antisipasi kelainan yang dialami anak; 2) pengembangan program intervensi krisis kepada keluarga; 3) pengembangan program intervensi dini bagi anak tunagrahita; dan 4) pelatihan untuk orang tua.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Selamat Datang Perawat Indonesia