Jurnal Psikologi Sosial, Vol 15, No 2 (2017)

Font Size:  Small  Medium  Large

Peran Perceived Injustice pada Evaluasi Bias terhadap Outgroup berdasarkan Perspektif Diri dan Tuhan

Isnaeni Fajar, Mirra Noor Milla

Abstract


Kasus penistaan agama pada pilkada DKI tahun 2016 memberikan gambaran bagaimana evaluasi bias dapat terjadi dalam relasi antar kelompok di Indonesia. Selain karena faktor agama, persepsi ketidakadilan dapat menjadi basis evaluasi bias antar kelompok. Kami menduga bahwa perbedaan konteks adil tidak adil memiliki peran terhadap evaluasi bias. Studi eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran persepsi ketidakadilan (vs. adil) terhadap evaluasi bias berdasarkan perspektif diri dan Tuhan (N = 219; M age = 21,63; 49% perempuan). Studi eksperimen ini menggunakan desain 2 (pengambilan perspektif: diri dan Tuhan; within) x 2 (konteks: adil vs. tidak adil; between) mixed design. Evaluasi bias diukur dengan menggunakan skenario pemberian hukuman orang ketiga dimana partisipan memiliki peran sebagai orang ketiga yang dapat memberikan hukuman kepada target outgroup (pemain fiktif). Hasilnya menunjukkan bahwa konteks tidak adil (vs. adil) memiliki perbedaan yang signifikan terhadap evaluasi bias outgroup berdasarkan perspektif diri dan Tuhan. Evaluasi bias akan cenderung untuk lebih tinggi pada konteks tidak adil daripada konteks adil. Hasil ini memiliki implikasi bahwa dalam relasi antar kelompok persepsi ketidakadilan dan penggunaan perspektif diri (vs Tuhan) memiliki pengaruh terhadap evaluasi bias outgroup.

 

The religious blasphemy case in the 2016 Regional Head election provides an overview of how the evaluation bias can occur in inter-group relations in Indonesia. In addition to religious factors, the perception of injustice could be the basis for evaluation bias between groups. We suspect that unequal fair-context differences have a role to evaluate biases. This experimental study aims to find out how the role of perception of injustice (vs. fair) on the evaluation bias based on self and God’s perspective (N = 219; M age = 21,63; 49% women). This experimental study uses 2 (perspective taking: self and God, within) x 2 (context: fair vs. unjust, between) mixed design. Evaluation bias is measured using a third-party punishment scenario where participants have a third person role that can impose punishment on outgroup targets (fictitious players). The results show that the unjust (vs. fair) context has a significant difference to evaluation bias towards outgroup based on self and God's perspective. Moreover, evaluation bias will tend to be higher in an unjust context than a fair context. These results implicate that the perception of injustice and the use of self-perspective (vs God) have an influence on the evaluation bias on towards outgroup in an inter-group relation.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Cited by:

google_scholar_for_jps_702

Indexed by:

one_search_for_jps_702 isjd_for_jps_702 base_for_jps_702 logo_sis_702 crossref_702 drji_702

View JPS Statistic

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.